Pante Qw

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Desember 2009

2010, Olah Raga Jadi Trend Gaya Hidup

Rabu, 30 Desember 2009 - 15:50 wib
Adhini Amaliafitri - Okezone

PERUBAHAN tren tak hanya berlaku pada busana dan make up. Pada 2010 mendatang, olahraga akan menjadi tren gaya hidup. Lantas, apakah olah tubuh sudah menjadi salah satu resolusi di tahun 2010?

Olahraga merupakan cara paling mudah menjaga kebugaran tubuh. Penelitian membuktikan, olahraga dapat menjauhkan Anda dari risiko penyakit seperti jantung, kanker, dan berbagai penyakit ganas lainnya.

Bagi para penganut gaya hidup sehat, olahraga bukan Foto : Corbis


sesuatu hal yang terasa sulit untuk dilakukan. Olahraga sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, sama halnya dengan makan, minum, tidur, atau mandi.

Namun, terdapat stigma di masyarakat bahwa olahraga perlu waktu khusus untuk melakukannya. Sehingga dengan alasan kesibukan, sering kali orang "mangkir" dari aktivitas yang satu ini. Padahal, rutin berolahraga dapat memudahkan mengontrol bobot tubuh. Apalagi, jika Anda memiliki masalah dengan bentuk tubuh, dan sedang menjalani program diet.

Khusus untuk Anda yang sedang menjalani diet atau ingin menjalani gaya hidup sehat di 2010, maka saatnya memilah jenis olah tubuh yang paling tepat dengan kondisi tubuh, serta waktu yang dimiliki.

Banyak pilihan olahraga yang tak perlu waktu banyak untuk melakukannya, seperti jogging atau bersepeda keliling kompleks, atau bahkan melakukan yoga sendiri di rumah. Untuk itu, personal trainer dari absolutefitness.co.uk Kathryn Freeland menyarankan agar membuat exercise diary, sebuah catatan untuk memantau aktivitas olah tubuh harian.

Seperti dilansir dari Daily Mail, Rabu (30/12/09), menurut Kathryn, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat daftar alasan yang membuat Anda malas berolahraga.

"Mengapa upaya sebelumnya gagal? Apa yang menyebabkan Anda begitu malah untuk pergi ke gym, sehabis Anda kerja seharian? Apakah Anda merasa bosan dengan kelas aerobik yang selama ini diikuti?," tuturnya.

Pertanyaan-pertanyaan itulah yang harus Anda jawab. Setelah itu, Anda membuat pertanyaan lanjutan seputar olahraga kegemaran Anda.

"Jenis olahraga apa yang saya sukai? Apakah ada waktu untuk melakukan olahraga tersebut? Apakah lebih baik saya melakukannya sendiri atau menjadi member di gym, ataupun sanggar senam? Bisakah saya menjalaninya dengan mengatur waktu kerja ataupun waktu sekolah? Apakah saya merasa termotivasi atau kesal jika saya harus membayar gym, ataupun sanggar senam di muka?," imbuhnya.

Teruslah menulis sampai Anda memilki pro dan kontra dalam daftar tersebut. Sampai pada akhirnya, Anda dapat menetapkan tujuan. Anda ingin menurunkan berat badan hingga berapa kilogram di tahun 2010? Atau, Anda ingin berhasil berlari dalam jarak 5 km dalam satu bulan? Atau bahkan, Anda ingin memakai jins favorit lagi, setelah sebelumnya sudah lama tak terpakai.

"Mulai sekarang, Anda bisa memulai dengan rencana yang realistis. Jika rencana Anda terlalu jauh, maka ini malah bisa menjadi masalah untuk Anda. Mulailah dengan target per minggu, Anda bisa secara bertahap membiasakan melakukannya," kata Freeland.

Lebih lanjut, Freeland menyarankan untuk menambah frekuensi olahraga sampai sebanyak 10 persen dalam setiap pekan.

"Jika Anda biasa jogging atau jalan kaki dalam waktu 10 menit, maka tingkatkan menjadi 1 menit lebih banyak dari biasanya. Jangan tingkatkan 10 menit secara langsung. Tujuannya hanya untuk perbaikan secara bertahap dalam kebugaran dan penurunan berat badan," saran Freeland.

Untuk melihat progres dari aktivitas olah tubuh yang Anda lakukan, maka Anda bisa menimbang berat badan secara berkala setiap sepekan sekali. Cara lainnya, dengan merasakan apakah baju serta celana yang Anda kenakan terasa lebih besar dari biasanya.

"Exercise diary, dapat memonitor dan memotivasi di dalam daftar jadwal per pekan, serta dapat mencatat progress Anda," tandas Freeland.

Masih menurut Freeland, hal yang paling penting, Anda melakukannya dengan konsisten. Dan lihat apa yang terjadi pada tubuh Anda, apa yang Anda rasakan setelah rutin berolahraga. Itu akan menjadi alasan utama mengapa Anda tetap membutuhkan olahraga seperti halnya makan dan tidur.

"Bila tidak, Anda akan mengalami kebosanan. Lantas kemudian berhenti berolahraga, ataupun tak rutin melakukannya. Ini akan membuat kondisi tubuh bingung. Sehingga menyebabkan sakit otot dan cedera, memberi tekanan lebih pada jantung dan paru-paru dan meningkatkan produksi sel-sel lemak, yang menyebabkan kenaikan berat badan," jelas Freeland.

Karena itu, olahraga bisa membantu Anda untuk menjalani gaya hidup sehat di 2010. Tak hanya menjaga tubuh agar senantiasa sehat. Dengan tubuh bugar dan fit, Anda dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan semangat dan penuh percaya diri.
(nsa)


Sumber : http://lifestyle.okezone.com/read/2009/12/30/27/289491/2010-olahraga-jadi-tren-gaya-hidup

Makanan Sehat untuk Kulit Cantik


Rabu, 30 Desember 2009 - 13:05 wib
Dewi Arta - Okezone
Foto: Ist

KECANTIKAN fisik bisa diraih dengan berbagai macam cara. Tidak hanya melakukan perawatan tubuh secara rutin saja, tetapi dengan mengonsumsi makanan sehat.

Menurut berita yang dilansir Eatingwell, Rabu (30/12/2009), makanan sehat yang dapat membantu Anda memeroleh kulit cantik berseri, di antaranya:

Alpukat

Buah berwarna hijau ini kaya vitamin B, vitamin E, dan mineral. Alpukat bermanfaat meringankan iritasi kulit, kulit merah atau radang pada jerawat. Jika ingin terlihat tetap memukau, Anda bisa mengombinasikannya dengan yogurt atau berry dan bisa dinikmati saat pagi hari.

Teh hijau

Meski berupa minuman, teh hijau memiliki polyphenols yang memiliki karakteristik sebagai antioksidan. Polyphenols merupakan ”senjata” yang baik menjaga kecantikan kulit Anda. Minuman ini bisa mencegah atau membantu penyembuhan penyakit ringan, sejenis influenza hingga yang berat macam kanker. Bahkan, teh hijau dipercaya bisa memperlambat proses penuaan.

Salmon

Ikan juga sangat berfungsi dalam perawatan kecantikan kulit, misalnya ikan salmon. Kandungan nutrisi di dalam tubuh salmon dapat memacu produksi kolagen, keratin, dan melanin di dalam tubuh, yang tentu saja baik untuk keindahan peremajaan kulit Anda. Gizi ikan salmon dapat mencegah munculnya spot-spot dan kulit kering akibat penuaan dini di wajah. Tingginya kandungan omega-3 pun berfungsi untuk mencegah dan mengurangi kerutan di wajah.

Yogurt rendah lemak

Produk-produk turunan susu yang rendah lemak, namun kaya vitamin A, seperti yogurt, bermanfaat untuk menjaga kekenyalan kulit. Bahkan, bila Anda mengalami masalah pada kelenjar gondok atau diabetes, inilah alasan tepat untuk Anda tetap menyimpan yogurt dalam lemari makan. Selain itu, yogurt dapat membantu merampingkan lingkar pinggang penderita obesitas.(tty)

Sumber : http://lifestyle.okezone.com/read/2009/12/30/195/289410/makanan-sehat-untuk-kulit-cantik

Selasa, 29 Desember 2009

Membentuk Anak Cerdas Sejak Hamil


Minggu, 27 Desember 2009 | 11:57 WIB

KOMPAS.com - Ibu sangat besar perannya dalam membentuk kecerdasan anak, sejak masih dalam kandungan sampai lahir. Ibu harus mengerti betul soal gizi buat dirinya maupun bayi yang telah lahir. Supaya bayi selain sehat juga bertumbuh tingkat kecerdasannya.

Otak terletak di dalam tengkorak yang berhubungan langsung dengan sumsum tulang belakang, serta membentuk suatu sistem saraf pusat. Dibandingkan dengan seluruh berat badan, berat otak hanya mencapai 2 – 3 persen.

Tetapi peranan otak sangat besar dalam kehidupan sehari hari. Meskipun beratnya sangat kecil, tetapi kebutuhannya akan oksigen dan glukosa, paling banyak dibandingkan dengan organ organ lainnya.

Pada orang dewasa, diperlukan 600 mililiter oksigen (25 persen dari total konsumsi oksigen oleh tubuh) dan 100 mililiter glukosa per menit. Kebutuhan sebanyak itu harus dibawa oleh satu liter darah (20 persen dari seluruh darah yang dikeluar¬kan jantung setiap menit) yang mengalir ke otak.

Terhentinya aliran darah selama tiga menit saja dapat mengakibatkan kerusakan sel otak, sedangkan aliran darah yang berhenti selama lebih dari sembilan menit akan mengakibatkan kematian.  

Susunan otak sangat rumit, tetapi secara sederhana dapat dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu otak besar (cerebrum) dan otak kecil (cerebellum). Otak besar merupakan 70 persen dari seluruh isi otak, serta bertanggungjawab terhadap tingkat kecerdasan dan kemampuan berpikir kita.

Dalam otak besar inilah, informasi yang diterima oleh organ penginderaan diolah, disimpulkan dan ditanggapi. Otak kecil bervolume kira kira 10 persen dari seluruh otak, berfungsi sebagai pengontrol koordinasi dan keseimbangan.

Tingkat Kecerdasan
Kecerdasan adalah suatu kemampuan mental yang dibawa oleh individu sejak lahir, untuk menyesuaikan diri dalam lingkungan yang baru serta memecahkan permasalahan permasalahan secara cepat dan tepat.  

Tingkat kecerdasan anak sangat ditentukan oleh keadaan otak dan dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti: sifat genetis, lingkungan (fasilitas, sosial ekonomi keluarga), motivasi dan status gizinya. Kepandaian seseorang dapat diukur dengan alat electro encephalogram (EEG), alat positron emission tomography (PET) dan tes IQ.

Alat EEG dapat menangkap dan mencatat gelombang arus yang dipancarkan oleh otak. Sedangkan alat PET, mencatat reaksi otak terhadap suatu permasalahan. Otak yang cerdas, hanya memerlukan sedikit reaksi untuk memecahkan masalah. Sedangkan yang kurang cerdas, tampak akan mengerahkan hampir semua bagian otaknya untuk menjawab permasalahan yang sama.

Tes IQ sejak lama telah dipakai. Tes ini sebagai salah satu cara untuk menduga tingkat kecerdasan seseorang. Orang orang yang terkenal, terbukti memiliki IQ yang tinggi.

Misalnya, Albert Einstein yang sangat ahli dalam bidang fisika, matematika dan juga pemain biola yang sangat piawai itu memiliki IQ 172 (72 persen lebih tinggi dari orang kebanyakan).

Demikian juga dengan Henri Poincare, seorang ahli matematika yang terkenal karena ketajaman intuisinya tercatat memiliki IQ di atas 200. Plato, Michael Angelo, Mozart dan tokoh tokoh lainnya, telah dicatat sejarah sebagai pemilik IQ yang tinggi serta ahli dalam bidangnya masing masing.

Menurut Tirtonegoro (1984), tingkat kecerdasan seseorang menyebar secara normal mulai dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi, yaitu: 1 persen cacat berat/idiot (IQ 0 25), 2 persen cacat agak berat/imbesil (IQ 25 50), 20 – 25 persen cacat ringan /debil (IQ 50 75) dan lamban belajar (IQ 75 85), 50 – 55 persen rata rata/normal (IQ 90 110), 20 – 25 persen superior (IQ 110 125), 2 persen sangat superior/gifted (IQ 125 140), dan 1 persen genius (IQ 140 200).

Perkembangan otak manusia dimulai sejak ia masih berupa janin di dalam kandungan. Oleh karena itu para ibu hamil dituntut untuk senantiasa menciptakan status gizi yang baik dan pera¬watan yang memadai, agar bayi yang kelak dilahirkan mengalami proses tumbuh kembang yang optimum.

Kekurangan Energi  
Keadaan gizi ibu ibu hamil sangat erat hubungannya dengan berat badan bayi yang akan dilahirkan. Ibu ibu hamil adalah salah satu kelompok masyarakat yang sangat rawan terhadap masalah masalah gizi, terutama masalah kekurangan energi dan protein (KEP). Bayi yang dilahirkan oleh para ibu dengan kondisi KEP, akan mempunyai berat badan lahir rendah (BBLR) yaitu kurang dari 2,5 kg.  

Kondisi BBLR akan sangat berpengaruh terhadap perkem¬bangan kesehatan anak selanjutnya. Selain kekurangan gizi, bayi yang baru lahir tersebut juga akan mengalami kemunduran perkembangan otak. Hal ini akan berakibat terjadinya penurunan kemam¬puan belajar dan kemampuan akademik pada usia yang lebih lanjut. Selain itu, bayi BBLR mempunyai kemungkinan meninggal sebelum usia satu tahun, 17 kali lebih besar dibandingkan dengan anak yang dilahirkan dengan berat badan normal.  

Ibu-ibu hamil yang cukup gizi akan mengalami pertambahan berat badan rata rata sebesar 12,5 kg selama 9 bulan kehamilannya dan akan melahirkan bayi dengan berat badan rata rata 3,3 kg. Untuk mencapai kondisi tersebut, ibu hamil harus cukup mengonsumsi bahan bahan makanan sumber energi, protein, vitamin dan mineral.

Rata rata tambahan energi yang diperlukan selama masa kehamilan, adalah 80.000 kilokalori. Jumlah tersebut terbagi atas 150 kilokalori per hari selama trimester (tiga bulan) pertama, 350 kilokalori per hari selama trimester kedua dan ketiga masa kehamilan.

Tambahan protein yang diperlukan untuk mencapai keadaan normal tersebut adalah 925 gram, yaitu rata rata 3,3 gram per hari selama masa kehamilannya. Tambahan protein yang diperlukan selama trimester pertama, kedua dan ketiga masing masing 1,2; 6,1 dan 10,7 gram per hari. Selain itu diperlukan juga tambahan vitamin dan mineral yang dapat diperoleh dari sayuran dan buah-buahan.

Kondisi KEP pada ibu ibu hamil, sudah barang tentu akan berpengaruh besar terhadap anatomi otak bayi yang kelak dilahirkan. Yaitu menyangkut berat otak, jumlah sel otak dan besar sel otak. Telah diketahui bahwa anatomi otak sangat berhubungan erat dengan tingkat kecerdasan anak di kemudian hari.  

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah konsumsi asam lemak tidak jenuh ganda rantai panjang (PUFA). Termasuk ke dalam kelompok PUFA adalah asam lemak Omega-3 dan asam lemak Omega-6.  

Asam lemak Omega-3 yang umumnya terdapat pada lemak ikan laut, terdiri dari asam lemak linolenat, asam eikosapentanoat (eicosapentanoic acid = EPA) dan asam dokosaheksanoat (docosahexanoic acid = DHA), yang masing-masing terdiri dari 3,5 dan 6 buah ikatan rangkap. Asam lemak Omega-6 yang umumnya terdapat pada lemak biji-bijian, terdiri dari asam linolenat dan asam arakhidonat.  

Asam lemak Omega-3, khususnya DHA, telah diketahui sangat besar peranannya dalam perkembangan otak. Sehingga keberadaannya sangat diperlukan pada masa pertumbuhan otak seseorang, yaitu sejak masa janin hingga usia 2 tahun setelah kelahiran.

Selain diperoleh dari ikan dan minyak ikan laut, saat ini beberapa industri pangan telah melakukan penambahan asam lemak DHA ke dalam susu untuk ibu hamil, maupun susu formula bayi. @

Prof. DR. Made Astawan
Dosen di Departemen Teknologi
Pangan dan Gizi-IPB


Sumber  :  http://www.kompas.com/read/xml/2009/12/27/11572012/membentuk.anak.cerdas.sejak.hamil

Pasca Melahirkan, Kapan Boleh Olahraga


Rabu, 30 Desember 2009 | 08:51 WIB

KOMPAS.com - Setelah melahirkan normal ibu bisa segera melakukan olahraga ringan. Bagi ibu yang melahirkan secara sesar, olahraga ringan dapat dilakukan setelah 10 hari persalinan atau setelah luka membaik. Mulailah dengan gerakan-gerakan olahraga yang lambat, terutama bila Anda tidak banyak berolahraga sewaktu hamil.

Pilih berjalan-jalan dahulu sebagai permulaan program, misalnya di pagi hari. Jalan kaki membuat peredaran darah berjalan dengan baik. Berjalan kaki memang merupakan olahraga yang praktis, murah, dan sederhana serta bisa di lakukan di mana pun. Kegiatan ini mampu membakar sebanyak 120-180 kalori. Agar mendapatkan hasil yang optimal, sebaiknya melakukannya secara kontinyu selama 15-30 menit.

Berjalanlah dengan santai, dan berhenti jika jahitan bekas melahirkan terasa sakit. Selain itu, kala berjalan, jalan lupa untuk bernapas dengan teratur agar tidak mudah lelah. Perlahan-lahan tingkatkan program olahraga tidak hanya berjalan kaki, misalnya senam.

Olahraga selalu dimulai dengan pemanasan dan diakhiri dengan pendinginan. Sebaiknya konsultasikan pada dokter untuk mengurangi risiko yang tidak diinginkan, di sisi lain ibu pascamelahirkan memang disarankan tidak berolahraga terlalu banyak.


Sumber  :  http://www.kompas.com/read/xml/2009/12/30/08510967/pasca.melahirkan.kapan.boleh.mulai.olahraga

Aneka Perilaku "Aneh" Semasa Hamil


Rabu, 30 Desember 2009 | 08:42 WIB

KOMPAS.com - Apa benar bila ibu hamil berperilaku ajaib, seperti ingin menjitak kepala si botak atau malah jadi pengin merokok adalah karena keinginan calon bayi dalam perut? Ups, jangan mengambinghitamkan bayi ah! Semua perilaku "ajaib" ini semata-mata karena perubahan hormon yang dialami ibu hamil. Untuk diketahui, perubahan hormon selama kehamilan memang dapat memengaruhi emosi ibu. Emosi inilah yang memicu perilaku ibu hamil yang aneh-aneh alias ajaib itu.

Hanya saja seberapa besar pengaruh emosi akibat faktor hormonal tersebut, sebetulnya tergantung kepribadian masing-masing ibu. Asal tahu saja, kepribadian seseorang berkaitan dengan pola asuh yang didapat semasa kecil, kesiapan ibu menerima kehamilan dan persepsinya akan kehamilan.

Lantaran itu, ibu hamil yang memiliki kepribadian matang jarang "berperilaku aneh". Karena selain dapat mengelola emosinya dengan baik dan siap dengan kehamilan yang dijalaninya, latar belakang pola asuh yang ia dapat juga baik. Kalaupun perilakunya "ajaib" (menurut anggapan orang), arahnya cenderung positif. Umpamanya, ia begitu semangat menjalani kehamilan sampai setiap hari selalu berdendang. Sebaliknya, ibu hamil yang kepribadiannya belum matang akan mudah emosi; senang mencari perhatian, mudah stres, gampang marah/tersinggung, mudah sedih atau tertekan.

Berikut beberapa contoh "perilaku aneh" yang mungkin dialami ibu hamil beserta alternatif solusinya:

* Hobi shopping

Sebenarnya wajar, apalagi bagi wanita. Dianggap aneh karena sebelumnya yang bersangkutan tidak punya "hobi" ini. Baru setelah hamil lantas gemar berbelanja. Dikhawatirkan "kegemaran baru" ibu hamil ini bisa menimbulkan konflik dengan pasangan, karena ibu dinilai egois dan boros membelanjakan keperluan yang tak jelas.

Solusi:

Mau tak mau ibu memang harus mampu menahan dorongan untuk berbelanja. Berusahalah untuk bijak. Buat daftar keperluan saat akan berbelanja keperluan bayi, umpamanya, dan berusahalah mematuhi daftar tersebut.

* Malas-malasan

Bisa karena pada dasarnya ibu memang pemalas sehingga saat hamil bertambah malas akibat adanya perubahan hormonal. Pada ibu yang bekerja umumnya perasaan malas-malasan ini jarang ditemui. Kalaupun ada karena rasa bosan dan lebih mudah dialihkan pada hal lain.

Solusi:

Bagi ibu rumah tangga yang banyak diam di rumah, beraktivitaslah! Jangan hanya tidur-tiduran, nonton sinetron dan mengemil. Peran lingkungan tentu amat dibutuhkan untuk memotivasi ibu agar banyak bergerak. Ingat, perilaku semasa hamil juga merupakan cara mendidik anak sejak janin. Jangan sampai perilaku malas ibu berdampak pada pola asuh kelak.

* Tidak mau dekat-dekat suami

Ada ibu hamil yang merasa mual bila mencium bau suami. Dengan alasan itu, ia tidak mau tidur seranjang atau kalaupun tidur berbalikan badan. Penyebabnya? Jangan-jangan ada masalah komunikasi dengan pasangan yang terpendam. Di bawah sadar, mungkin lo ada kebiasaan suami yang tidak ibu sukai. Misal, suami suka mengorok kalau tidur, pulang kantor tidak langsung bersih-bersih dan sebagainya. Tanpa disadari ketidaksukaan tersebut tercetus jadi perilaku "aneh" saat ibu hamil

Solusi:

Tentu tidak benar bila selagi hamil ibu menjauhi suami. Jadi, komunikasikan apa yang menjadi keinginan dan harapan ibu agar merasa nyaman. Bukankah kehadiran anak dalam kandungan juga hasil kerja sama berdua? Belajarlah untuk menerima kekurangan dan kelebihan pasangan dan belajarlah untuk saling memahami.

* Merasa sebal dan tak ingin ketemu mertua

Lihat kembali pada awal hubungan ibu dengan mertua selama ini. Apakah ada ketidakcocokan yang disebabkan mertua terlalu intervensi, terlalu cerewet dan sebagainya. Sikap mertua yang tidak berkenan di hati selama ini bisa tercetus jadi perilaku "aneh" selagi hamil. Memang dapat dipahami karena kondisi kehamilan yang cukup sensitif.

Solusi:

Sekali lagi, komunikasi merupakan jalan terbaik. Katakan secara baik-baik apa yang menjadi keinginan dan harapan ibu. Misalnya, ingin mandiri dengan pindah dari rumah mertua. Pengertian dari pihak mertua juga tentu diperlukan. Untuk itu carilah win-win solution yang terbaik.

* Marah-marah pada pasangan

Cenderung dipengaruhi temperamen ibu serta bagaimana kelancaran komunikasi dengan pasangan. Akibatnya sering kali hal sepele jadi menimbulkan konflik berkepanjangan.

Solusi:

Berusahalah untuk beradaptasi. Pasangan harus mengerti kondisi kehamilan ibu dan ibu jangan egois selalu ingin dimanja atau dilayani semua kebutuhannya. Cobalah saling membuka diri dan terus belajar untuk saling memahami.

* Merasa cemburu atau curiga

Jika sesekali mungkin wajar. Namun kerap merasa curiga pada pasangan selagi ibu hamil tentu bukan hal yang sehat. Penyebabnya bisa jadi berkaitan dengan masalah kepercayaan diri. Perubahan fisik semasa hamil membuat ibu merasa tidak cantik sehingga khawatir suami berpaling.

Solusi:

Kekhawatiran itu tak perlu terjadi selama ibu yakin dan pede serta ada saling percaya antarpasangan. Namun tak ada salahnya, ibu tetap menjaga penampilan dan menjalin kenyamanan dan kemesraan dengan pasangan. Hal ini dapat meminimalkan kekhawatiran ibu dan juga tidak membuka peluang bagi pasangan untuk berpaling.

* Jadi suka merokok atau kebiasaan buruk lainnya

Perilaku ini bisa karena keinginan ibu untuk coba-coba atau usaha mengatasi rasa tak enak dan tak nyaman semasa hamil. Jelas ini amat berisiko bagi kehamilan dan juga janin.

Solusi:

Jika sudah telanjur hentikan segera agar tidak berlanjut pada tingkat yang lebih membahayakan, misalnya menjadi pengguna narkotika. Bukankah ketika hamil ibu harus sehat secara fisik dan psikis? Carilah kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti mengikuti pendidikan untuk menjadi orangtua, mempraktikkan yoga, ikut terapi musik, dan lainnya.

* Rajin bekerja/suka bersih-bersih

Ada ibu yang memang terbiasa bekerja, sehingga semasa hamil pun jadi lebih rajin. Ini merupakan salah satu perilaku "aneh" yang positif. Hanya perlu diingat, saat bekerja perhatikan kondisi ibu.

Solusi:

Jangan sampai kecapekan. Bekerjalah sesuai porsi dan kesanggupan ibu. Jika perlu arahkan energi ibu pada persiapan menyambut kehadiran bayi semisal menata kamarnya dan lain sebagainya. (Dedeh Kurniasih/Tabloid Nakita)


Sumber  :  http://www.kompas.com/read/xml/2009/12/30/08424657/Aneka..Perilaku.Aneh.Ibu.Semasa.Hamil

CuRhaTan Hati


MusicPlaylistRingtones
Create a playlist at MixPod.com